Pages

3/18/07

Religiusitas Bangsa

Kemaren pas iseng Googling aku nemu grafik yang dirilis ama kantor berita BBC yang sourcenya diambil dari survey yang dilakukan ICM. Hasilnya cukup bagus untuk dijadikan bahan diskusi; bangsa Indonesia adalah bangsa paling religius nomor dua di muka bumi setelah Nigeria! Ooouuuuggghhh… Jadi teringat ma penelitian lembaga survey AC Nielsen (kalo gak salah) beberapa tahun yang lalu yang dirilis koran nasional Jawa Pos yang menyebutkan bahwa bagsa ini adalah bangsa yang bangun paling pagi karena mayoritas Islam dan melaksanakan sholat subuh tiap pagi!

Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh ICM ini sebenernya pertanyaan simpel tapi sangat mendasar, contoh saja,

”Do you believe in God or higher power?”

“Do you believe that God or higher power makes for a better human being?”

“Do you pray regularly?”

Nah, itu kayak pertanyaan iseng kan? Kalo kamu jawab gak percaya tuhan, salah-salah bisa dituduh atheis PKI kamu di negeri ini! Apalagi kamu udah ikut pelatihan ESQ yang limapuluh rebuan, pasti deh kamu akan berbondong-bondong mengisi kolom “YES”! Sepakat aku!

Tapi masalahnya bukan pada jawaban yes pada pertanyaan-pertanyaan yang udah disebut diatas. Di bawah pertanyaan tadi ICM menanyakan:

“Do you believe that your God is The Only True God?” –Indonesia menjawab ya dengan angka paling tinggi, sekitar 98%, disusul Lebanon—

Pas disuguhi pernyataan:

“The world would be a more peaceful place if people didn’t believe in God” –dengan serta merta 88% orang Indonesia menyatakan ketidaksetujuannya—

Poin terakhirnya adalah yang paling menarik, 90% warga Indonesia berani mati demi membela Tuhan-Agama, lima poin di bawah Nigeria.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan keyakinan-keyakinan ini, bukankah kepercayaan akan Tuhan dan membelanya mati-matian merupakan kebutuhan hakiki setiap manusia seperti yang dijelaskan Karen Amstrong dalam dua bukunya Sejarah Tuhan sama Berperang Demi Tuhan. Tapi entah kenapa kok yo aku masih saja bergidik melihat grafik-grafik ini. Mungkin karena imanku belum kuat.

3/17/07

Review Playful-nya Tompi

Sudah mencicipi album tompi yang teranyar; Playfull? Kalo belum aku udah. Kemaren pinjem CD dari Hanif trus aku dengerin, hasilnya ya bintang tiga setengah dari lima bintang lah. Mengapa oh mengapa? Karena di album ini tompi memang sedang bermain-main dengan nada, jadi rasa jazznya kurang kental, sekental lagu-lagu lawasnya pas ama Bali Lounge ato pas self titlednya yang terdahulu. Di album Playful ini tompi banyak memasukkan unsur hip, funk, ampe rock, beberapa lagu malah terdengar sweetpop, tapi rasa soulnya tetep ada. At least kamu gak bakalan rugi kok ngeluarin limapuluh rebu buat nih album yang kovernya didesain unik. Lebih nggak rugi lagi kalo kamu nunggu mp3 bajakannya ato minta temen cd rippernya! Gyahaha itu mah namanya gak mau rugi dodol!

Diawali ma lagu unik, Balonku ada lima. Lagu lawas pas kita kecil ini di remake tompi dan dikasih sentuhan rodo funk, jadi unik. Tapi awal ndengerin sih jujur aja rada nggilani, hehehe lha wong tuh lagu adalah lagu wajib balita sehat nusantara kok malah di remake dengan nada yang jauh banget. Track selanjutnya ada lagu Lulu dan Siti, genre romantic comedy tampaknya emang lagi digemari tompi, di album Playful ini ada dua lagu yang bergenre romantic comedy, yang satu lagi judulnya Aku Tak Mau. Kedud-duanya cukup apik.

Sentuhan Hip ma RnB kerasa di nomor lagu Jangan Engkau Ganggu Cintaku ama Can You Feel My Music? Dua lagu ini aku rada kurang nyaman, mungkin berharapnya tompi mbawain dengan nuansa jazz yang mantep, eh ternyata salah! Tapi kekecewaanku segera terobati dengan hadirnya lagu I Am Falling In Love dan Even If, dua lagu ini yang paling aku suka, top markotop jeh! Baik lirik yang manis juga aransemen yang sangar. Di track akhir tompi juga memuaskan, single jamznya ma drum yang beatnya funk! Siiiip! Walhasil direkomendasikan lah ini album buat kamu!

Sebait reffrain keren dari lagu Im Falling In Love:
Somebody please stop the moon from falling down
Cause I am falling in love tonite
Somebody please stop the moon from falling down
Cause I am falling in love with you
NB: tanggal 30 Maret besok tompi ke surabaya, nonton gak yaaaa?
official site of Tompi http://tompi.e-motion.co.id

Rock City!

Postingan ini bukanlah jenis postingan katrok yang dibuat oleh semisal sodara saya yang bernama Nuran (nurannuran.wordpress.com) dimana ia berceracau mengenai Led Zeppelin hingga Slash, dari Rolling Stone hingga Evo, dari Karawang-Bekasi Leuwigajah-Cicaheum! (emang angkot?) nope! Ini bukan postingan tentang musik rock melainkan mengenai acara show off mobil-mobil jeep dan bigfoot yang okeh punyah.

Awalnya ditawarin ma mas Febri dari Visual untuk dokumentasiin acara gede itu, langsung aku iyain aja, lumayan sekalian cari pengalaman foto even. Eh ndilalah kok ya dapet beberapa shoot bagus yang aku kira lucu dan menarik secara human interest, apalagi tone dan saturasinya sedikit diolah pake sotosop, manstaps!. Ya udah kali ini aku upload untuk dishare. Ketertarikan terhadap dunia fotojurnalistik membuat saya kadang memotret hal-hal yang “gak penting”, tapi sebenernya bagi mata saya itu adalah sesuatu yang menarik. Biarlah ini jadi latihan untuk memperdalah ilmu kanuragan dalam jagat fotojurnalisme! gyahaha (tertawa congkak dengan tampang biadab)

Apalagi kemaren pas berkunjung ke blog Rikian (anaksawahmainkekota.blogspot.com) dia mencoba menyuguhkan foto jurnalistik amatir dan sedikit berbau mesum. Dia uplot beberapa gambar cowok-cewek yang berduaan secara candid dalam sebuah acara bazaar di bandung. Yaa cukup lumayanlah! Beneran ki, fotomu lumayan mantep kok (untuk koran Lampu Merah! hehehe)

Salah satunya adalah foto pas beberapa tentara datang untuk mengusir para penonton liar yang pada loncat pagar areal Rock City, ambil pake mode continuous aku akhirnya dapet beberapa stock foto, tapi aku rasa yang rada dramatis adalah ini. Sayang latar belakang orang yang loncat langitnya gak bercorak, malah terkesan overlight, yo wes, aku males ngretouch maneh…

Masih seputar tentara (pas itu tentaranya lumayan banyak, jadi aku coba ambil beberapa foto, tentara kan rodo sulit ditemui pas keadaan umum) aku ambil satu foto tentara yang nonton adegan rock crawling dari celah jendela truk, wajahnya rada merengut, dan siiip aku jepret! Hehehe

Sore hari ada suguhan yang menarik; striptease! Ya walopun gak parah-parah amat tapi kehadiran tiga striper ini cukup menarik perhatian khalayak (apalagi kaum adam), yah secara kita yang pada nonton adalah lelaki normal gituloh! (termasuk gw yang ganteng ini). Lihat antusiasme penonton laki yang malah kelihatan mupeng, akhirnya coba ambil dari angle belakang panggung. Hasilnya seperti ini! Tercapturelah itu para muka lelaki hidung belang! Gyahahaha mana pake direkam segala, buseeet…

Tapi ternyata gak cuman cowok dewasa yang menikmati nih sajian unik para striper, anak-anak juga bow! Wedan tenaaan! Akhirnya aku mikir, padahal dulu aku ajah pas masi SD tuh tontonannya sebangsa Aa’ Gym, Ust Jefri al-Buchori, ama Ust Arifin Ilham! Hahaha enggak ding, ya pokoknya kayak Chikita Meidy, Geovani, ma Sherina paling, walah anak jaman sekarang kok udah pada nonton striptease, ampuuuun…
NB: Nih anak-anak gak aku suruh pose lho! Semua murni candid dan dilakukan dengan sepenuh hati! Hehehe

3/8/07

Pengemis


iseng motret, trus sedikit diolah digital pake sotosop yawdah hasilnya rada jadul dan nggilani gini. lokasi di puger, gak sengaja njepret pengemis. pake Lumix FZ-30 tercintaaaaa...

3/3/07

Prigi Asoy

hah! lama gak ngeblog! sory sory buat kamu-kamu yang dah nunggu lama untuk postingan kali ini saya minta maap yang sebesar-besarnya! tapi saya jamin, setelah membaca postingan kali ini anda akan tertawa dalam kesedihan! hahaha mengapa eh mengapa karena nih postingan merupakan postingan perjalanan wisata-kerja untuk riset buat PKM di kabupaten trenggalek.

kan ceritanya aku tuh satu kelompok ma hanif untuk PKM, nah alhamdulillah kemaren proposal PKM kita lolos untuk direalisasikan. judulnya pemberdayaan nelayan prigi dengan aplikasi GPS! hah mantap gak tuh... awalnya kita maunya ngadain nih proyek itu di muncar banyuwangi, dengan pertimbangan karena muncar adalah penghasil ikan terbesar kedua setelah pelabuhan bagansiapiapi. tapi usut punya usut ternyata masyarakat nelayan muncar banyak yang sudah pake aplikasi GPS, dan kehidupan mereka sudah jauh lebih baik daripada nelayan di daerah prigi. alasan lain yang paling utama adalah; karena muncar itu lebih jauh daripada prigi, jadi cost risetnya lebih banyak daripada di prigi, sehingga dana enam juta yang turun dari DIKTI bisa berkurang! hahahaha *pikiran licik mode: ON*. di bawah ini foto hanip, seorang yang telah menjerumuskan aku di lembah PKM, hahaha... (nif, awakmu tak iklanin gini biar terkenal. eiiit, tapi gak gratis, ada goceng gak?)setelah menempuh perjalanan sejauh empat jam dari surabaya akhirnya sampai juga di trenggalek. kota trenggalek itu kotanya khas, landscapenya unik, banyak bukit karang menjulang tinggi, dan tentu saja indah! kebanyakan bukit karang yang ada itu nggak pyur karang, di atasnya ada tetumbuhan yang semakin mempercantik bukit-bukit itu. sayangnya untuk postingan kali ini belom tersedia gambar bebukitan itu, yasud nextem aku bakalan kasih liat kalian kok.

sampe di trenggalek gak langsung ke pentai prigi, sebelomnya kita bertatap muka sama pemda setempat intinya mereka menyuport kita, bahkan bersedia mensponsori kita dalam bentuk materi dan doa *jangkrik!* trus katanya sih penginapannya dia siapin di hotelnya pemkab deket pantai! hahaha thanks god! tapi pas lagi tatap muka, anjritnya tuh para birokrat terang-terangan ngrokok depan kita! asem! lha wong kita lagi serius ngomongin pemberdayaan masyarakat, eh merekanya nanggepin lempeng ajah ma ngrokok! harusnya orang birokrat diajarin etika tuh...
abis basa-basi ma birokrat langsunglah kita menuju pantai prigi tempat kita akan bekerja untuk mencari nafkah demi anak istri nanti, jalannya jauh, berkelok, naik, turun, dan nanjak. aku pikir ini pasti tipikal kawasan pantai selatan yang berbukit akibat subduksi antar lempeng bumi yang terjadi jutaan tahun lalu *cieeee*. sama kayak watu ulo di jember. tapi sedapnya di pinggir-pinggir jalan kita disuguhi para penjual duren yang mangkal dengan wajah berseri. duren di trenggalek besar-besar dan tampaknya sangat menggairahkan! hahaha tapi usut punya usut ternyata daerah situ namanya adalah daerah durenan, panteees...

pantai prigi sebenernya sangat indah, kalo pernah liat filmnya diCaprio yang The Beach, maka ganbaran pantai indah nan bersih dengan ceruk berbukit indah akan kamu dapatkan di prigi! sumpah gak boong! *aku jadi berfantasi layaknya diCaprio yang dikelilingi cewe-cewe native yang cakep-cakep! gyahahaha* pantainya tuh tenang, ombaknya juga kecil gak kayak pantai selatan lainnya yang bergulung, tentu saja ini karena dihalangi oleh bukit yang mengelilingi prigi, siiip wes pokoke! tempat ini highly recommended banget. kalo anda adalah muda-mudi yang selalu kelaparan, jangan khawatir, di sepanjang pesisir banyak kita temui warung yang menjual makanan seafood yang murah meriah, aku sendiri belom coba tapi kalo kemarin ngerasain es degan prigi wuah, mak nyuus tenaan! harganya juga murah kok; 3000 perak!trus abis dari pentainya kita menuju tempat pelelangan ikan. gak kayak puger di jember yang kumuh dan becek, di pelelangan ikan prigi tempatnya relatif bersih dan teratur. apa mungkin karena hasil tangkapan ikan yang nggak sebanding ma puger ya? tapi whateva yang penting nih pelabuhan juga okey buat hunting.
Balik dari prigi, capek. akhirnya berhenti di durenan, makan duren ampe mampus, pulang pusing, akhirnya di mobil tidur mulu. dasar ra mutu. pokoke selagi masih muda ayo dooong travelling...