Pages

10/23/07

300 kilometer!

Text and Photo: Winda Savitri

Seperti suasana hari raya di tahun-tahun sebelumnya, tahun ini tak ubahnya perayaan hari besar yang dipenuhi stok cerita. Perjalanan saya kali ini, lumayanlah bisa sedikit menambah bahan obrolan tentang suasana mudik lebaran yang tidak lagi didominasi dengan acara kunjung-kunjung ke kediaman beberapa sanak keluarga, melainkan pelesir bersama seluruh anggota keluarga, ke Pulau Dewata. Hyaha sama-sama kepingin melancong rupanya. Hwem, kapan lagi! mumpung liburan:) Yah, jadilah Pulau dewata saat itu dipenuhi para turis lokal dari seluruh Indonesia. Harap maklum adanya.

Arus mudik dihari ke-dua pasca lebaran bisa dibilang lancar jaya. Perjalanan menuju Ketapang-Gilimanuk bisa dilalui dengan santai. Beberapa kendaraan dengan identitas AD, AB, B, BM, H, L, P, S hingga W tumplek blek di kapal fery menuju Gilimanuk. Benar-benar sudah diniati dari jauh-jauh hari untuk berlibur ke Pulau Bali rupanya.Nah, disamping kiri nampak pepohonan rindang yang mulai meranggas, menggunduli daunnya di sepanjang Taman Nasional Baluran. Suguhan pemandangan alam yang cukup menghibur, meskipun suhu udara diluar cukup panas.

Sampai di Gilimanuk, suasana lebaran masih terasa kental. Beberapa masjid dengan arsitektur Bali berlomba-lomba mempercantik diri. Hal serupa juga terasa hingga memasuki kawasan Negara. Pusat kota tampak lengang. Arus lalu lintas masih relatif sepi dari yang saya duga.
Namun, suasana dimalam hari berubah 180o! woho! Denpasar ruame. Kuta Macet! Dan semua restoran penuh akan pengunjung. Seperti dalam foto di salah satu sudut kuta pas malam hari, monggo di pirsani:NB: kebanyakan foto yang diambil kurang fokus,
Maklum, dalam kondisi kendaraan yang sedang Berjalan:)

Hari pertama.
Saya sengaja menyempatkan diri untuk mampir ke pantai seminyak. Nah, di kawasan ini banyak sekali resort-resort yang bagus dan tentunya sangat menarik untuk disinggahi. Pantainya serasa pantai pribadi. Sepi! Mungkin karena ombaknya yang saat itu lagi adem ayem, jadi kurang cocok dibuat surfing. Seperti inilah wujudnya :
Dari pantai menuju ke pelataran parkir, kita disuguhi pura besar yang apik. Namun maaf tidak terekam namanya.

Setelah dari seminyak, mari kita membandingkan dengan pantai Kuta. Hua, kuta pukul 09.00 WITA sudah lumayan rame. Nampak turis asing dan lokal yang sedang asik bersantai bersama.

Dari kuta, mampir sebentar ke legian. Sekedar ingin tahu suasana monument bom Bali saat libur lebaran. Ternyata tidak terlalu ramai. Hanya dilewati begitu saja. Beberapa spanduk dan taburan bunga Juga terlihat menghiasai area terjadinya ledakan. Banyak memberi spirit bagi keluarga yang ditinggalkan.Lokasi bom Bali lewat, saya menuju salah satu counter unik yang membuat saya tertarik. Sayang masih tutup saat itu. Waha, rupanya Bir Bintang cukup garang membuka counter dijajaran stan, kawasan legian.
Di seberang jalan, saya menemui keluarga bule yang hendak berjalan-jalan. Nampaknya, Animo masyarakat asing akan wisata Bali sudah cukup baik.

Hari kedua.
Saatnya touring ke Jimbaran. Yup! Sudah rahasia umum bahwa Jimbaran adalah tempat asik untuk wisata kuliner! Haha dimana tempat wisata andalan adalah Uluwatu, GWK, pantai DreamLand dan tentunya restoran seafood pinggir pantai. Kali ini yang saya pilih hanya GWK. Berharap banyak akan ada beberapa perubahan disana. Ternyata yang berubah hanyalah adanya tari barong, seperti yang terlihat di foto.
Hari ketiga.
Fenomena menarik yang hampir setiap hari dijumpai pada pagi hari di pasar tradisional Bali adalah penjual anyaman janur untuk sesaji persembahan dengan aneka macam bunga. Dan perjalanan pun berlanjut ke Bali Bird Park, Taman burung yang terletak di daerah Singapadu, Gianyar ini memiliki beragam koleksi jenis burung dan reptile. Kebetulan pada saat saya bertandang ke sana ada semacam atraksi burung yang cukup menghibur. Mulai dari burung elang, owl hingga macau yang terkenal akan keindahan warna bulunya. Monggo dipirsani :
Beberapa jenis burung sengaja dibiarkan berkeliaran disekitar taman. Seperti burung pelican, macau amerika, jalak bali, nuri, flamingo, merak hingga cendrawasih. Salah satu kelakuan aves ini membuat saya geli:) bagaimana tidak! seekor merak dibiarkan berkeliaran didepan galeri souvenir laiknya ingin ikut berbelanja.Sebelum pulang, saya masih penasaran dengan salah satu mall di kuta square. Namanya Discovery mall. Bangunan yang megah di jantungnya kuta. Dekat dengan waterBoom dan wahana permainan baru yang lebih extreme dari pada bungy jumping. Wubz, so far so good. ApikLah intinya.

De last day.
Ternyata di hari plus 3 lebaran, siswa SD, SMP + SMA di Bali dah pada masuk sekolah. Wah, di Jawa pada masih leha-leha tuh. Hwem, ada satu keunikan yang saya jumpai disepanjang perjalanan pulang. Rata-rata para siswinya berambut panjang dan dikepang dua. Mungkin menjadi suatu tradisi adat yang harus diikuti. Dokumentasi direkam sekitar pukul 06.30 WITA ato di jawa sekitar jam 05.30 WIB. Setelah melalui gerombolan anak sekolahan, saya menjumpai upacara ngaben, walaupun hanya sepintas.

Sesampainya diketapang, masih harus menempuh jarak sekitar 300 km untuk sampai ke Surabaya!melelahkan tentu tapi tetep semangat,Heppy Holiday!^_^

5 comments:

Johan Asa Agusta said...

@yang punya blog
asem.. kontributornya jago. (ngiri mode :on). cari kontributor juga ahh.. hehehe.

@mbak winda.. maaf lahir bathin.

aklam said...

hahahaha yoopo sangar kan! mangkane tah, segeralah hunting, yang seger bukan hanya di Irba mas, di ITS yang gersang ini pun kamu masih bisa menemukan sedikit oase yang menyegarkan! kekekekekkeke

winda said...

Minal Aidzin WaL Faidzin..
Maaf Lahir Batin jg Mas...
Hwem,Jauh dari kesempurnaan
gyaha ^_^ sudah pasti tentunya..)trimakasih banyak...

Suleboi:"Opo maksuDte (-_-)!?"

nuran said...

halo winda... kenapa kamu gak menikmati indahnya suasana malam di bali...kuta adalah salah satu tempat terbaik untuk hang out di malam hari...

nice travel report;)tapi kenapa fotonya kecil2?

salam kenal deh buat winda,kapan2 travelling bareng yuk.ke banten lama mungkin...aku pengen banget main kesana...

salam travel!(alah!)

n.b : yang punya blog asem!kutu kupret!

winda said...

nagih ajakan nuran :D setelah 3 tahun kemudian.he.