Pages

1/4/08

The Last Dayak

Hah, kemaren pas googling nemu data kayak ginian! diperkirakan hutan di Borneo tahun 2020 cuman tinggal 30 persennya! bajindul tenan po ra? tren perkiraan ini dirilis oleh mongabay (sebuah badan konservasi hutan tropis) beberapa waktu yang lalu. wah kaaccco banget. inget UNFCCC dong! dah pada climate change nih!
Apa dong pendapatmu sebagai anak muda bangsa ini? saya pikir mungkin menanam tanaman kecil di beranda kamar bisa berarti besar bagi bumi ini, apalagi kalo kamu nandur anthurium! hahahaha tapi bener loh, nanem tumbuhan aku pikir sangat berpengaruh sama pembentukan kepribadian kita, saya percaya itu!

Saya masih inget, suatu saat ketemu sama seorang teman yang getol sekali belajar filsafat. dengan bertelanjang dada, sore itu dengan asyiknya ia menyiram tanaman baru yang tumbuh di depan kosnya. tumben sekali pikir saya. biasanya sih ia doyan ngendon di kamar, ditemani tumpukan bukunya yang sudah meribu. menulis di depan komputer usangnya, mencurahkan pemikiran eksentriknya. atau sekedar nyangkruk di kedai kopi semalam suntuk sambil mulutnya tak henti mengunyah goreng pisang.

Sore itu ia terlihat beda. wajahnya lebih cerah. sembari menyiram, saya lihat ia pun berdendang. kedengarannya nidji, ah entahlah. saya pun menyapa. ia tersenyum. saya pun bertanya; sedang apa kamu? dengan tersenyum ia menjawab; aku sedang belajar Yin Yang. saya tertegun. lama menatapnya.

ya, save the tree, save the earth, save the dayak children! jangan sampe kita mendengar kompas atau tempo beberapa tahun lagi menulisa sebuah feature yang berjudul "Guyau: The Last Dayak"...

1 comment:

nuran said...

sip...

btw,cuma sebagai pemberitahuan...

jangan terkejut...

jangan jantungan...

aku separuh dayak...

serius...

jadi savenuran, hahaha...