Pages

3/11/08

Warna-Warni Ampeldenta

Text: Ayos Purwoaji
Photos: Ayos Purwoaji & Fahmi Machda



Aaah hari Jumat yang lalu memang hari yang menyenangkan. Bukan karena liburan nyepi, tapi karena saya dapat hunting ke Ampel dan wisata kuliner bersama mas Fahmi. Apalagi mas Fahmi juga banyak memberikan pengetahuan baru seputar batik dan budaya, wah jadi tambah surprised saya, padahal acara kemaren itu betul-betul tidak terjadwal. mengalir begitu saja, let the wind blow.

Awalnya mas Fahmi ngajak makan ke depot Madinah, sebuah warung kebuli legendaris di daerah Ampel. Perut saya yang memang sudah keroncongan sepagi itu ya manut saja, manthuk-manthuk wae. kita pun meluncur ke Ampel. Sampai di Madinah, kita langsung memesan dua porsi kebuli dan satu porsi kambing oven, keliatannya ini menu kegemarannya mas Fahmi. Setelah beberapa lama pesenan pun datang, yang membawa adalah seorang pria keturunan arab yang gendut dengan perut dililit sarung secara serampangan. Nama lelaki-arab-tambun itu adalah Jack Bay. Ia adalah pemilik kedai kebuli ini. Jack mengatakan jika Madinah adalah kedai makanan arab tertua di Suarabaya. Katanya sih mulai berdiri sejak taun 1972, saat bangsa ini mengalami resesi keuangan.Makanannya sendiri sungguh enak. Nasi kebulinya tidak terlalu berminyak, seperti yang pernah saya makan sebelum-sebelumnya. rasanya juga legit, bumbunya malah bikin lidah getir. sebuah sensasi yang unik. Kalo kambing oven, itu adalah primadona kedai Madinah. teksturnya empuk, kamu gak perlu pisau untuk memotong dagingnya, kalo di garpu langsung sreeet mbrodol langsung. kambing oven ini hadir ditemani dengan semacam bumbu, penampangnya seperti bumbu pecel dikasi kecap dikit. rasanya manis, sedikit pedas. hmm nikmat, apalagi ditemani segelas es jeruk yang melegakan. kamu cuma butuh bawa uang sebanyak tigapuluhribu untuk dua orang. yaaa lumayanlah, worth it kok!

Pas mau pulang, weeeh apes tenaan, ada cegatan pulisi. hmm singkatnya saya kena razia sialan itu. STNK motor saya ndak ada. ditahanlah motor saya di kantor pulisi. arrrrgggghh! dasar kacrut tuh pulisi. saya pun disuruh mengambil sepeda saya di polsek semampir. padahal waktu itu dah mau jumatan! nggak habis akal, kita pun memanfaatkan waktu menunggu itu dengan hunting foto keliling ampel. waaah ternyata kegiatan hunting foto ini memang mengasyikkan. Ampel yang memang eksotik memuaskan dahaga saya. apalag banyak bangunan dengan arsitektur kuno yang berserakan di Ampel. bangunan-bangunan itu kebanyakan berciri cina atau yunani. cirinya adalah atap yang langsing dan bengkong serta pilar-pilar yang besar.

Ampel sendiri adalah sebuah objek yang warna-warni. mencolok mata dan pikiran siapapun yang melihatnya. ini foto-fotonya. selamat menikmati!

7 comments:

fahmi said...

keren yos. catatan bagus. Jumat selalu ada hal baru. dan yang kemaren adalah salah satu yang terbaik. ane tunggu yos, tur kita selanjutnya...

bondan said...

Wuih asik juga kayaknya jajan di kedai madinah. Klo gw ke surabaya nyicip ya...

aklam said...

hoho bondaaan justeru kamu harus kesana, karena Jack Bay, sang pemilik kedai, benar-benar mirip denganmu! suwer!

tukang makan said...

asli aku pikir ampenya ampel di daerah boyololali, JaTeng..soalnya kota kakek-nenekku dan besok mo ke sana..ternyata ada ampel yg lain yah :D

fitri said...

hwaaa... kedai madinah sing diomongne pipit yo? sumprit, aku moco ambek ngiler2 yos. sesuk mulih, tak target iku! :D

aklam said...

hoho iya mbak, dibungkus ampe malaysia yo ram mambu kok! hahahaha kebulikebulikebuli

bayu said...

salam kenal balik,

thanks dah mampir.......

Onde-ondenya bikin napsu

depan onde-onde peyek opo gulokacang kwi yo......koq ketok hwabang.....hehehe