Pages

8/19/08

The Last Trip: Special Occasion

Report perjalanan singkat saya kali ini, kiranya menjadi cerita penutup untuk edisi liburan panjang Hifatlobrain –Desti(Nation). And here they are!

Tempat pertama yang saya kunjungi adalah Kawah Putih

Location:
Ciwideuy, Bandung Selatan – Jawa Barat.
(Dapat di tempuh +46 km, dari Kota Bandung)



Mungkin sudah banyak orang yang mengenal akan cerita dan eksotisme kawasan berkabut, yang menyuguhkan panorama magis, dibalik gunung terjal lagi bertebing nan curam ini. Tempat ini sering sekali digunakan untuk pembuatan video klip hingga lokasi prewedding. Pesona kawah belerang yang senantiasa mengepul, akibat sisa letusan gunung Patuha yang terjadi pada puluhan abad silam, menjadikan kawasan ini sebagai magnet alam yang menarik para wisatawan untuk singgah, sekedar menghilangkan penat dan membantu menciptakan sebuah inspirasi baru bagi para travellers freak dari berbagai penjuru bumi.

Terkesan berlebihan memang, namun pada kenyataannya selalu memaksa kedua mata ini untuk terus mawas, terjaga, bahkan terbelalak kagum dan tak henti-hentinya memuji keagungan Tuhan, subhanallah.

Bagi anda para penggemar travelling, jika ke Bandung sempatkan untuk mampir Kawah putih karena merupakan salah satu kawasan wisata alam yang fenomenal dan tentunya wajib hukumnya untuk dikunjungi! hehehehe


Tempat kedua yang saya kunjungi selama trip liburan kali ini adalah Danau Batu Cinta. dinamakan seperti itu bukannya tanpa alasan, ada mitos penduduk yang menyelimuti keberadaan nama danau ini. Kisah cinta klasik yang melegenda di antara Dewi Rengganis dengan Pangeran Raden Indrajaya, menjadikan Danau Situ Patengan menjadi museum cinta abadi, lagi saksi bisu akan kebenaran kisah tersebut.

Location:
Situ Pantengan, Rancabali, Bandung Selatan – Jawa Barat.
(+1 km dari kawasan wisata Kawah Putih)

Konon kabarnya, jika sepasang kekasih yang sedianya mau menyebrangi danau Situ Patenggan (biasa disebut) dengan sebuah perahu, lalu mengelilingi pulau asmara yang persis terletak ditengah danau tersebut, kemudian menyentuh batu cintanya, niscaya jadilah sepasang kekasih tersebut menjadi langgeng, setia sehidup-semati.
Ciee… huhuw, romantis sekali bukan?

Situ Patengan sendiri berasal dari bahasa sunda, yang berarti ‘Danau pencarian’.
Situ Patengan merupakan danau alam yang memiliki luas, kurang lebih sekitar 60 hektar. Dan disekelilingnya, di pagari oleh panorama kebun teh yang sangat indah nan asri. Hmm...tenang dan hening sekali suasananya.

Untuk culinary report-nya, saya akan menampilkan makanan yang cukup dikenal oleh orang Bogor, Maccaroni Panggang!



Location:
Maccaroni Panggang Restaurant
Jl.Salak no. 24, Bogor – Jawa Barat.

Dari Bandung, keesokan harinya saya menyempatkan diri untuk mampir ke kota hujan, Bogor. Sesampainya disana, suasana kota nampak mendung, macet, dan pastinya padat merayap. Maklumlah malam mingguan. Banyak warga sekitar yang berniat pelesir, jalan-jalan sore, dan menghabiskan malam dipusat kota. Hmm, tak mau kalah, sangat tepat tentunya jika suasana yang mendukung ini diisi dengan kegiatan santai sore disebuah café yang cukup cozy dan tentunya maknyus pula hidangannya. Siapakah dia? Huhu! Si Maccaroni Panggang! -biasa orang Bogor bilang MP.

Penganan yang satu ini tampak luarnya saja sudah menggoda iman, sama seperti kata pak Bondan Winarno, rasanya pun seenak bentuknya…hmmmm,top markotop lah, hehehe…Soal rasa memang relatif sih. Bagi penyuka pasta, tak ada salahnya jika tempat ini dapat dijadikan sebagai referensi culinary trip Anda. pokoknya maknyuss pemirsa! hehehe

Selanjutnya saya berada di Jakarta saja, Welcome to Monas!
Kali ini -lagi-lagi- saya dengan sengaja menyempatkan diri untuk hadir dalam acara akbar, program peduli anak negeri, disilang Monas, Jakarta. acaranya Metro TV ama pocari sweat , SATU HATI CERDASKAN BANGSA, Silang Monas, Jakarta Pusat. Acara ini yang mengusung tema pendidikan ini, menawarkan acara Fun Bike, Fun Walk, Bazaar buku hingga live concert bagi warga sekitar. Sangat menghibur lah… Apalagi ditambah dengan semaraknya acara Talk Show–off air Kick Andy yang dipandu langsung oleh Andy F. Noya. Siiiipppp!

Andy F. Noya feat. Pak Mahmud, kepala sekolah yg juga seorang pemulung,
dimana kisah hidupnya didokumentasikan dalam ajang
EAGLE AWARDS DOCUMENTARY COMPETITION 2007
dan pernah juga di tayangkan di Metro TV


Dengan dimeriahkan oleh beberapa artis ibukota, tak kurang dari ribuan warga sekitar berbondong-bondong untuk hadir, turut serta dalam memeriahkan dan menyemarakkan acara tersebut. Sebut saja beberapa artis ibukota yang ditampil dalam acara tersebut, misalnya Si RonaldDisko, Maliq D’essential, Alexa dan beberapa band lokal lainnya. Hoho, Cuaca yang cukup terik, nampaknya tak menyurutkan semangat para warga untuk tetap bersemangat dalam berpartisipasi.

Ya..ya.. sudah berbekal sepatu kets, satu botol air minum dan tekad bulat serta semangat 45 untuk turut serta dalam olahraga masal ini, nyatanya malah batal ikutan olah raganya! GyaHaaa kacau!.... padahal jadwal telah disusun rapi sebelumnya. Gara-gara dateng telat pada saat reconfirm sebagai peserta fun walk, jam 7 pagi. Rupanya, perjalanan dari Bekasi telah banyak menyita waktu. Dan, yang terjadi adalah Fun WaLk sendiri ‘ajah’ mengelilingi kompleks monas hingga istana negara! hwaduw, yoweslah…agak kecewa juga sih, tapi dari sinilah saya menemukan walk of fame-nya para presiden dari jaman Pak Karno sampai Pak SBY. Hm, terbayarlah sudah penderitaan panjang dihari itu :)...

kaki pak SBY lebih gemuk dan lebih dalam
melesak ke tanah, overweight! hehehe


nonton konser, nonton talk show, and that’s was fun...
Yap, Well done!

NB: Ternyata rangkaian acara Satu Hati akan berlangsung juga diSurabaya
pada tanggal 24 Agustus nanti di Taman Surya, (sekedar informasi).
Hm, Masih mengusung MaliQ pastinya. Ya..ya.. Berminat?

No comments: