Pages

11/14/08

SDW’08 Result Show

text: Winda Savitri
photo: Ayos Purwoaji
______________

Setelah beberapa waktu ini tidak berkontribusi dalam acara update-mengupdate berita, yaitu sejak postingan saya yang terakhir berjudul ’DestiNation: The Last Trip’ pada pertengahan bulan Agustus lalu. Akhirnya saya kebagian jatah lagi untuk merangkum perjalanan singkat kami dalam, Surabaya Heritage RoadShow –Hifatlobrain version. Hehey…

***
Okey, Seperti yang telah dilansir pada postingan sebelumnya, bahwa Surabaya Design Week 2008, berlangsung pada tanggal 7-9 Nopember 2008 di Balai Pemuda –Surabaya, sedari pukul 10 pagi hingga 9 malam. Hmm, apakah acara ini mengikuti jejak Indonesian Young Designer ato IYD 2008 yang berlangsung sekitar bulan juli lalu? Hoho… maybe yes, maybe no!

Event yang sejatinya sangat singkat ini, rupa-rupanya cukup ampuh mencuri perhatian sekaligus memikat hati para pecinta desain lagi seni (muda-mudi Surabaya), yang ngakunya seorang designer sejati untuk ikut berpartisipasi dan unjuk gigi sampe gusi, unjuk bakat juga minat, dalam merangkai ide dengan berbagai imajinasi nakal yang cerdas hingga membuahkan hasil karya yang indah, artistik, imajinatif, aplikatif dan futuristis tentunya.

Setelah kami para redaksi Hifatlbrain kesana pada hari Sabtu (hari kedua SDW), nuansa SDW ’08 sendiri cukup eye catching-lah buat saya. Dari pelataran luarnya saja, saya sudah disuguhi beragam aroma kreatif yang seketika menyembul keluar dari ubun-ubun para peserta yang tengah asik mengikuti berbagai festival unik yang dilombakan. Diantaranya, festival melukis keramik dengan tema ‘Colorful Surabaya’ dan juga festival grafis yang mengusung tema ‘Create Your Own Sneakers’.


Lain lagi ceritanya ketika saya masuk kedalam gedung. Pertama, saya dimanjakan oleh karya-karya brilian para designer handal Surabaya yang notabene pada berasal dari ‘Rumah-Rumah Desain’ terkemuka di Surabaya. Ragam karya fotografi, lomografi hingga fashion design juga terpampang didalamnya. Tak ketinggalan pula, rancangan arsitektur pertamanan kota Surabaya oleh komunitas deMAYA yang telah digadang-gadang bakalan jadi dan tampil (show off) pada akhir tahun depan. Amieen, kita tunggu saja:)

desain stasiun pasar turi karya arek ITS

Jalan lagi menuju in the middle of the ‘artstore’ hehe. Hmm, kita akan menjumpai footprint namun bukan berbentuk telapak kaki manusia, melainkan berupa short story dalam bentuk comic yang ditempel disepanjang lantai. Pada bagian ini juga, kita akan menjumpai karya-karya sang project director dari desain interior, grafis, arsitektur dan produk dari beberapa kampus desain di Surabaya. Misalnya adalah karya rancang bangun untuk stasiun kota, sarana olahraga, hingga hunian atau basecamp bagi komunitas punk yang unik bin ajaib, menjadikan saya betah untuk berlama-lama.

Ini beberapa karya dari peserta SDW '08, silahkan dinikmati:


Namun yang saya sayangkan adalah pajangan berupa desain berbagai paper toy-nya berbentuk minimalis alias berukuran mini. Padahal saya berharap dapat menyaksikan paper toy dengan ukuran 1x1 meter bahkan lebih, trus bisa dibeli dan dibawa pulang hehe... (mupeng mode:ON)

sudut papertoy kerja karya arek despro

That’s it! inilah menu penutup perjalanan saya di SDW’08 kali ini.
Overall: siiipLah...

oya, kami membagikan poster gratis (design is a big think -contoh diatas). sejatinya grafis poster ini dikerjakan oleh team mas waluyohadi dari butawarnadesign. tapi karena menarik hati jadilah saya remake jadi sebuah poster. silahkan didonlot-diprint-ditempel di kamar anda sekalian masing-masing hai para desainer muda. lumayan keren juga kalo mau dibuat kaos:)
ini link downloadnya:
http://www.ziddu.com/download/2648986/poster.jpg.html
***
Weits!
Jalan-jalan nyambi liputan tanpa wisata kuliner? HwahDuh, pastilah ndak afdol ceritanya. Oleh karena itu sebelum menuju Balai Pemuda, saya dan Pak Bos menyempatkan diri untuk mampir ke jalan Pacar. Dengan tujuan mengisi perut, memenuhi tuntutan kewajiban untuk sarapan. Pada kenyataannya sudah masuk jam makan siang. Apa boleh buat. Dirapel sahaja! haha...

Okey, Namanya Pangsit Mie jalan Pacar, pokoknya pas jaman-jaman SMA dulu sekitar tahun 2003-2005 Pangsit mie ini persis berada ditikungan jalan Pacar, depan SMA Komplek. Sekarang tempat mangkalnya sudah rada jauhan tuh dari tempat semula. Malahan lebih jauh kira-kira 300 meteran dari SMP 1 (ujung tikungan akhir deket rumahnya Ita Purnamasari), jadi intinya adalah jauh dari pusat peredaran. harganya tujuhribuan, lumayan ngenyangin.
Rasanya pun masih seenak yang dulu kok. Komentar Pak Bos sih maknyus, bolehlah dicoba...

12 comments:

Anonymous said...

halo bro blogmu kok keren abis sih,
hehe jadi pengen bikin blog

catatansaya said...

Gila, jadi malu mau meng-upload oleh2ku waktu ke SDW'08 kemaren.
Ealah emboh..
PJJ Yosssss.....

aklam said...

@anonymous
biasa aja kok mas, ya situ cepetan bikin blog, ntar kita tautkan...

@catatansaya
huhu pede aja mbakyu...

komet said...

Reportase tentang SDW= ibarat pepatah "sambil menyelam minum cola" sambil reportase sekalian mencoba membangun fondasi untuk mendirikan keluarga sakinah mawaddah wa rohmah antara pemilik blog dan kontributor... heehee

aklam said...

@komet
hahahaha...

Butawarna said...

yos...

kui sing gae gambar butawarna (big think) tepatnya desainer e andriew budiman... bukan waluyohadi.
bliau juga despro 02...

btw, blogmu edan yos! ihik ihik ihik... :P

aklam said...

@butawarna
huhuhu maturnuwun maaass!
kira-kira edan disini dalam konteks mempengaruhi nilai kuliah atau tidak ya? wehehehe

the ARTwork said...

ah... sucks tuh SDW!!!!

persiapannya katanya mepet... jadinya promosi juga kepepet. Pas aku tanyak ke panitia... saia malah dianjurkeun untuk yg lebih aktif cari tau.

What the???

PAmeran yang aneh...
Panitia yang aneh...

dan karya2 yang dipajang (khususnya yg desain grafis)... gak kalah aneh...

(jadi inget komik pastur dan lesbian yg mnurutku "what-for???").

IMHO...

aklam said...

@artwork:
hehehe iya mit, acara kemarin emang rada crowded menurut aku. yaa biasa lah acara pertama tik, kita tunggu tahun depan. yoo kamu persiapan juga dari sekarang buat eksibisi lainnya, jangan ndadak2...
heheh CMIIW

fitri said...

overall, sayah g gitu nggeh dgn yg namanya desain. tp sangat membekas ajaran pak .. umm.. sapa tu yos dosenmu yg gondrong?.. tentang bagaimana membuat power point, "semua orang bs membuat ppt yg cantik, tidak harus paham desain, hanya dia mau meluangkan waktu lebih atau tidak untuk menghiasnya" -short of- btw, saran tempat makan mie pas pacaran: mie ayam jamur pucang, deket SD pucang. poko'e... maknyusss ;)

aklam said...

@nduk pitri
namanya pak eka mbak...
hoho naci recommendation, nanti akan saya diskusikan dengan mbak kontributor:)

fajjar_nuggraha said...

untuk kesekian kalinya...
wah-wah juragan satu ini benar-benar hebat...
sama nih kayak pepatah yang satu ini, entah berasal dari mana?
mungkin dari negeri entah berentah tak berantah

Malam minggu ke Pameran
siangnya ke pasar kembang
Bang ayos pacaran
sambil makan mie pacar...

halahahahahahhahahahha