Pages

12/13/08

Batik Baru ITS

Aah sebenernya postingan ini dah lama mau saya keluarkan, tapi berhubung sibuk (sok sibuk tepatnya, hahaha) maka baru bisa saya keluarkan sekarang.

Bagi anda civitas mahasiswa ITS, pasti beberapa minggu terakhir ini agak aneh kalo sholat jumat di masjid Manarul Ilmi ITS. Apa pasal? karena banyak pegawai ITS yang menggunakan seragam batik warna biru dongker nan seragam. Yap, sejurus dengan dies natalis ITS ke-48, pihak rektorat bekerja sama dengan jurusan Desain Produk Industri ITS mengeluarkan sebuah seri desain seragam batik yang katanya memiliki desain yang ITS banget!

Berhubung kami, para redaksi Hifatlobrain juga menggemari batik maka kami segera memperhatikan dengan seksama desain batik yang warnanya rada aneh itu. Hmm kami pun segera menemukan beberapa hal yang akan kami apresiasi. Sekali lagi ini adalah apresiasi, bukan sebuah kritisi apalagi antipati.
part 1

oke mari kita lihat bagian pertama, ada motif dengan gambar yang 'ITS banget!' yup ada gambar roda gerigi yang mewakili institusi dengan gambar bagian tengah nya adalah lambang tugu pahlawan dan bunga wijaya kusuma terlihat dari atas. seperti yang tertulis di rilis resmi dari rektorat:
roda gigi yang melambangkan kompetensi ITS dalam relung-relung IPTEKS, dijiwai oleh lima kelopak bunga wijaya kusuma yang melambangkan kesucian tekad dan berintikan bintang segi sebelas yang menggambarkan semangat kewiraan sepuluh Nopember.
terus daun-daun berkelopak tiga yang berserakan di sekitar lambang gerigi adalah visualisasi dari daun semanggi. mewakili semangat loka kesurabayaan yang kental. saya sangat setuju dengan bentuk ini, meski tampaknya terkesan terburu-buru dimasukkan sebagai elemen estetis, tanpa ada pengolahan pada bentuk dan form aslinya.

part 2

nah mari kita lihat ke bagian kedua, ada gambar melengkung kayak bentuk lele atau buah mangga. nah ini yang saya bingungkan, setahu saya motif ini bukanlah motif indonesia seperti motif parang, motif kawung, atau motif flores. setahu saya motif ini disebut motif paisley, asalnya dari India.

Motif paisley ini menjadi sangat terkenal pada tahun duaribu awal ketika sebuah rumah mode terkenal (seingat saya Chanel) menggunakan motif ini sebagai pattern pada handbag mereka. selanjutnya motif ini pun mewabah layaknya kolera dan virus H5N1.

motif ini awalnya adalah motif yang digunakan untuk mehndi (anak jaman sekarang suka menyebut ini dengan seni hena yang berasal dari Bangladesh), sebuah seni lukis tangan khas India, biasanya dilakukan pada para wanita sebelum pesta pernikahan.

pattern paisley ini sekarang sudah digunakan untuk bermacam aplikasi, salah satunya adalah sneaker dari Vans dan sarung bantal tenun ini.


jadi bagaimana menurut Anda mengenai batik 'aseli' ITS ini? hehehe
oke salam!

image:
google.com
Humas ITS

yang mau tahu kabar terupdate tentang batik Indonesia
klik http://batikindonesia.info

4 comments:

fajjar_nuggraha said...

wah bang ayos lebih manyus kalau kita juga kebagian batiknya.
hehehehehe
ada yang berani mengusulkan ke pimpinan iTs
biar penyebarannya lebih mantap lagikan kalau mahasiswa juga makai batik itsnya.
hehehehehhe

aklam said...

@ fajjar
hahaha iya sih, usul deh jar buat hari jumat pake baju batik ITS...

oktavian said...

setahu saya . . .
semanggi mentok cuma 4 bilah daunnya . . .

yang ada di batiknya its sampe 5 bilah . . . .
berjajar2 pula . . .

wow . ..
mantab!

Anonymous said...

ya apapun itu....hargain ajah deh!!
paling g jurusan tempat kita kuliah udah memberikan kontribusinya buat kampus kita tercinta ITS....

[salah satu upaya menanggapi adanya beragam anggapan miring para civitas akademika ITS ke jurusan DESPRO tercinta]

vivat!!!!ITS!!ITS!!!DESPRO!!!

-salam-