Pages

1/1/09

(un)Happy New Year


Saat ini tepat detik-detik awal tahun 2009. biasanya pergantian tahun selalu saja digunakan untuk hal yang sama; para acara gosip membacakan kaleidoskop setahun yang lalu, para juru ramal membuat forecast tahun depan dan gonjang-ganjingnya, para ABG berlomba-lomba membuat resolusi, penjual terompet sibuk kebanjiran pelanggan, hotel-hotel penuh ngadain new years eve party, beberapa stasiun teve menghadirkan konser live tahun baru, banyak orang mabok, jalanan macet.

Saya sendiri diajak beberapa teman untuk menginap di malang, ada juga yang mengajak ke jogja, ada pula yang mengajak muter-muter surabaya. aah emoh lah. saya mau di kosan saja awal tahun ini. ngenet, nggarap tugas, disertai camilan rasa coklat. udah cukup buat saya. Karena sejatinya, pergantian tahun itu bukan sesuatu yang istimewa. selayaknya pergantian antar hari. antar minggu. antar bulan. tiada berbeda, tidak perlu selebrasi meriah.

Barusan di luar kos saya lihat langit surabaya penuh warna. kembang api meledak dimana-mana. lha sini enak banyak kembang api, di Palestina, Gaza tepatnya, saudara-saudara saya dibombarbardir 'api' beneran. Miris saya melihatnya. Kok ya hingga millenium kedua setelah messiah lahir kita masih belum paham betul apa arti kemanusiaan itu sendiri. Saya cuman geleng-geleng kepala. Barangkali Tuhan menciptakan Bani Israil itu sebagai sebuah hiburan biar bumi tetap rame. Israil memang bangsa yang diciptakan nduableg luar biasa, lha gimana, Tuhan aja dilawan kok.


Juga nduableg puol, ketika dengan entengnya kapal militer Israel 'mencium mesra' kapal LSM medis di perairan internasional lepas Palestina pagi ini. Kapal LSM itu pun ringsek, mau ndak mau akhirnya balik kucing mendarat ke Lebanon. Beberapa ormas Islam di Indonesia pun tersulut amarah. sekonyong-konyong membuka pendaftaran relawan jihad pergi ke Palestina. Jihad. Saya sih mendukung. Seratus persen mendukung! cuman ya itu, untuk kali ini saya tidak ikut ndaftar dulu ya pak habib. Maaf lho.

Saya mah di kosan saja. Ngenet sembari maem camilan coklat, nunggu pergantian tahun. Saya cuman bisa urun doa saja. Semoga di tahun depan dunia semakin damai, orang kaya pun bisa ingat dengan yang miskin, angka kelaparan pun bisa dikurangi. Kalo kata Muhammad Yunus yang kesohor karena mendirikan Grameen Bank itu; kedamaian itu berawal dari kenyangnya perut.

"Sabbe satta bhavantu sukhitatta"

Kalo Buddha Gautama sendiri mengatakan; damainya bumi berawal dari damainya hati. Sabbe satta bhavantu sukhitatta. Semoga semua makhluk berbahagia.

Semoga.


note:
seluruh gambar diambil dari situs-situs dibawah ini.
http://www.indybay.org
http://freepalestina.multiply.com
http://www.palestinemonitor.org

Sekaligus saya ucapkan selamat ulang tahun kepada dua orang di penghujung tahun ini; Ndondo dan Tyzha. Happy birthday!

4 comments:

fajjar_nuggraha said...

israel go to the hell...

asasino said...

kantor kita perlu melakukan liputan terkini di gaza. *entah mengapa* butuh dua org yang diberangkatkan. mas ayos sama mbak kontributor siap? wkwkwkwk

aklam said...

hoh budal gan! hahaha tapi paling aku dewe, mbak kontributor ndak bisa ikut, nganter anak2 sekolah...

upik said...

Bang Yos, jadi terharu saya membaca postingan anda..
Betapa diri ini merasa berdosa ketika malam tahun baru Islam malah jalan2 mendaki bukannya berjuang bersama kawan2 untuk Palestina. yayayaya.....