Pages

4/28/10

Nasty Boy Come With A Nasty Report


*Maaf wajah subyek kami buramkan, ini demi keselamatan anak bangsa.*

Jika ada bulan dalam satu tahun yang paling saya tunggu, maka bulan itu adalah bulan Mei. Mengapa? Karena bulan Mei adalah bulan yang istimewa. Mei itu berarti: musim panas tiba, film blockbuster pada menghiasi layar bioskop, libura panjang dimulai, hujan mulai jarang, dan ombak laut memberikan lambaian yang paling lembut. Ini adalah bulan yang paling dinantikan oleh para hedonis seperti Hifatlobrainers sekalian. Hahaha.

Bulan Mei tahun ini pula, insyaallah Hifatlobrain hadir dengan konten yang makin maknyus. Jika sebelumnya saya sudah menggembar-gemborkan akan adanya postingan riset Mie Ayam dari Bondan Wahyutomo, maka akan ada banyak kontributor lain yang akan segera mengisi halaman Hifatlobrain selama bulan Mei.

Salah satunya adalah Addo Renardo Prathama Abidin (bukan nama sebenarnya). Pria berwajah mesum dengan isi otak yang tidak jauh dari urusan ehem-ehem ini juga ingin menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk Hifatlobrain. Sebagai seorang nasty boy, dia akan membawa sebuah reportase yang nasty juga. Hmm sounds good, dan kami segenap redaksi Hifatlobrain menerima proposalnya untuk peliputan yang sangat menarik.

Apa itu? hoho stay tune di Hifatlobrain bulan depan yaaa...

Addo ini jika dirunut secara geneanalogis, maka ia adalah adik seperguruan dari mbak Kontributor. Secara tidak langsung pemikiran Addo sangat dipengaruhi oleh cara berpikir mbak Kontributor yang agak out of the box. Hingga akhirnya Addo menjadi seorang pemuda mesum, tentu itu adalah suratan takdir yang kejam.

Pria dengan potongan rambut ala Barry Prima ini konon sangat mengidolakan band yang mengusung genre high octane-rock, Seringai. Dia sering menutup mukanya dengan skull bandana ala Arian13. Dia bilang itu sebagai bentuk loyalitasnya terhadap Seringai. Tapi saya tahu, itu semua hanya kedok untuk menutupi mukanya yang mirip RIDHO RHOMA! Hahahaha

Coba perhatikan baik-baik wajah Addo. Semenit aja. Temukan kemiripannya.

Oke-oke. Tapi meski datang dengan wajah dangdut, namun Addo ini adalah seorang jurnalis dan fotografer yang berdedikasi. Semoga dalam liputan khususnya untuk edisi Mei, dia bisa menghdirkan cerita yang benar-benar seru. Selamat liputan Addo.

PS: Jika Vogue mengeluarkan semua liputan terbaiknya pada bulan September, maka Hifatlobrain akan mengeluarkan liputan khususnya setiap Mei!

4 comments:

Anonymous said...

sksksk untung fotone ambek bule wedok...asline biseks addo iku

lutfiana said...

hahahahhaaa
maiyak arek iku. wes nggae artikel salah pisan ng PIMITS.. dodooddo. sek tak kutip, "PIMITS merupakan sebuah proker besar tahunan BEM ITS departemen ristek,"
salah cuukk....

addorenardo said...

lo iyo ta, terus -terus? revisi dong, sumber saya berkata begitu. saya dibohongi. sakit hati ini.

Ayos Purwoaji said...

haha addo...
mati kau.