Pages

11/5/10

Travelounge Edisi November 2010


"SERAT CENTHINI ga diedittt!!! aaaaahhhh hepiiiii :))"
(Dwi Putri Ratnasari, @dwiputrirats, 2010)

Alhamdulillah, tulisan Dieng; The Little Shambala yang saya tulis dengan Dwi Putri Ratnasari masuk sebagai artikel utama di majalah Travelounge edisi November 2010.

Cerita uniknya adalah: kami melakukan perjalanan ini secara terpisah. Saya datang duluan, sekitar dua bulan sebelum Dwi Putri pergi ke Dieng.

Kami berdua memiliki dua sudut pandang dan pengalaman yang berbeda. Rencana awalnya malah ingin dibuat ebook saja karena stock ceritanya sangat banyak. Tapi karena kesibukan saya yang tak jelas juntrungnya, maka sampai hari ini materi ebook itu masih mangkrak tersimpan di antara jutaan byte file dalam hardisk laptop saya. Hmmf maaf teman-teman.

Hingga suatu saat membaca artikel yang berjudul Bukit Para Dewa di blog milik Putri, akhirnya saya terpikir untuk menggabungkan pengalaman kami dan dikirim ke majalah. Ternyata gayung bersambut, Travelounge yang kebetulan lagi butuh artikel tentang dataran tinggi mengiyakan saja proposal kami.

Sebenarnya kami menulis artikel ini sepanjang 3000 kata lebih! Sadis bukan? Itu karena kami menuliskannya dengan passion yang meluap. Begitu banyak cerita yang bisa digali dari salah satu dataran tertinggi di dunia ini. Tapi editor Travelounge memaprasnya menjadi 1500 kata saja. Seandainya ini baju Zara, maka pasti sedang ada acara great sale dengan potongan 50%. Jauh sekali.

Tapi tak apa lah. Kami masih senang karena bagian-bagian esensial dari artikel kami tidak ikut dihilangkan; Serat Centhini, Ravi Shankar, dan Sunsilk. []

Silahkan unduh versi digitalnya di sini:

4 comments:

Artika Farmita said...

Majalah ini bilang:
ITS = Institut Teknik Surabaya?????

*berendam di danau Bikini Bottom aja lahh XO*

Ayos Purwoaji said...

hahahaha, iku institut anyar yoohhh XD

simbah lukman said...

mantaaaappppppp

samudrakatakata said...

saluttt... moga bisa ikutan jejak loe bro sbg penulis kondang.. Tfs! :)