Pages

5/11/13

Talkshow "Lets Travel and Document It"


Hifatlobrain turut berbahagia karena Explore Solo akan merayakan ulang tahunnya yang ke-3 pada akhir minggu nanti! Yeay! Selamat ulang tahun bro! 

Awalnya, pada tahun 2009 saya dipertemukan dengan Yusuf Solo dan Taufik Al Makmun melalui sebuah jejaring sosial untuk pejalan, Travelers For Travelers. Kebetulan dua orang ini adalah tipe anggota yang sangat aktif dan responsif di Forum TFT. Segala pertanyaan dan postingan dijawab dengan antusias. Hingga pada sebuah acara kopi darat, saya pun mengenal lebih jauh dua persona yang ternyata di kehidupan nyata juga sangat grapyak (mudah akrab). Sejak awal bertemu kami bisa langsung nyambung, ngobrol ngalor ngidul oke saja, padahal usia mereka terbilang cukup senior di atas saya. Lha bagaimana tidak senior, wong saat mereka sudah jadi aktivis kampus, saya masih mainan Tamiya dan tamagochi. Yusuf dan Taufiq adalah generasi Emilia Contessa, sedang saya generasi Britney Spears. Tapi tak apa, usia yang terpaut lumayan tak memadamkan gairah kami untuk saling nggojloki dan ngebully satu sama lain. Kami pun bisa mendadak kompak saat harus ngecroki Farida Arum. Siapakah Farida? Biarlah itu tetap menjadi misteri ilahi...

Pada tahun 2010, duet maut Yusuf dan Taufiq mengembangkan hobi berpelesir menjadi sebuah bisnis. Explore Solo pun lahir di bulan Mei. Saat itu paket perjalanan yang ditawarkan cuma satu, yaitu trip ke Karimunjawa. Untungnya waktu itu Karimunjawa termasuk tujuan wisata yang seksi, sehingga paket-paket yang mereka tawarkan selalu ludes dipesan pelanggan.

Melihat peluang terbuka semakin lebar, akhirnya Explore Solo menggandeng dua orang local chic dan seorang local dude untuk diajak bergabung: Feri seorang gadis mungil pemuja black metal, Imeh gadis berkulit eksotis asli Purwodadi, dan Kris seorang anak lanang yang sangat berbakti pada orang tua. Formasi awal inilah yang menjadi saksi hidup jatuh bangunnya Explore Solo di masa awal.  

Meski baru seumur jagung, tapi Explore Solo mudah sekali untuk terlihat menonjol. Selain karena pelayanan yang prima dan rajin menambah jumlah destinasi, mereka juga tak alfa mengedukasi peserta tur untuk menjadi pejalan yang berwawasan. Yusuf sendiri mengambil kuliah pascasarjana di bidang pariwisata. Sehingga ia paham betul bagaimana seharusnya memenej wisatawan dan dampak industri turisme terhadap sebuah destinasi.

Explore Solo juga terbukti mampu berinovasi dengan mengembangkan berbagai produk sampingan. Diantaranya adalah pembuatan peta, booklet, dan ebook tentang Karimunjawa; menyelenggarakan kontes penulisan perjalanan; turut aktif dalam forum pelaku pariwisata di Kota Solo; hingga yang terbaru adalah pembuatan playing card bertema pariwisata Indonesia. Daya inovasi seperti ini yang menjadikan Explore Solo mencapai tahap makrifat di saat travel agent lain masih bergulat dengan urusan syariat.    

Hingga hari ini hubungan kami masih sangat baik dan saling mendukung satu sama lain. Kalau anak Hifat ke Solo, pasti numpang nginep di basecamp Explore Solo. Kalau anak Explore Solo bertandang ke Surabaya, pasti mereka minta senthong anak Hifat. Hubungan kami berjalan cukup mesra. Bagaikan smartphone dengan chargernya.    

Nah persahabatan jugalah yang membuat Paguyuban Lobrainers harus datang pada saat ulang tahun Explore Solo nanti. Saya bersama Vira Indohoy akan membawakan sebuah talkshow tentang pendokumentasian perjalanan. Sedangkan Hafidz Novalsyah, mantan fotografer National Geographic Indonesia, akan membagi pengetahuan tentang travel photography

Maka bagi siapa saja Lobrainers yang memiliki waktu luang, kami persilakan untuk datang dan bergabung! 

Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi akun twitter @exploresolo atau email ke info@exploresolo.com 

3 comments:

Vira said...

woohoo!!!
*grogi sepanggung sama Ayos Nan Lehendaries..*

Tekno Bolang said...

wih keceh kaka kakakkkk, #sungkem

karimunjawapikipiki said...

Matur nuwun Hifat & Indohoy, maaf terkena ganguan hujan deres, jadi agak kacau dan undangan yang dateng sedikit